Share

Agen Asuransi Ini Curi dan Bobol Kartu Kredit WNA

BIDHUMAS PMJ – Jakarta Utara, Minggu(24/01/2016).

Dengan alasan kesulitan mencari klien atau nasabah baru untuk menawarkan produk asuransinya, David Lubis seorang agen asuransi nekat melakukan pencurian di wahana Dunia Fantasi, Kawasan Wisata Terpadu Ancol Taman Impian, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara pada Sabtu (26/12) lalu. Dalam aksinya dia dibantu rekannya, AP (saat ini masih buron).

“Alhasil saya terima saja bujukan dari teman (AP) untuk melakukan pencopetan di Dufan pada saat momen libur Natal dan tahun baru 2015 lalu, karena memang sedang ramai-ramainya di sana,” ujar D.L kepada jurnalis, Jumat (22/1) kemarin di Markas Polsek Kelapa Gading. Awalnya dia mengaku hanya menemukan dompet seorang pengunjung dufan yang terjatuh di bawah bangku. Namun setelah ditegur anggota kepolisian, dia mengaku bahwa dia mencopet dompet tersebut lalu membelanjakan kartu kredit yang terdapat di dalamnya. Sementara itu, Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Ari Cahya Nugraha, mengatakan pelaku berhasil melakukan pencopetan di Dufan dengan korban seorang warga negara asing asal Jepang atas nama Takagi Nobuyoshi.

“Setelah berhasil melakukan pencopetan dengan mulus tanpa diketahui korban keduanya langsung menuju Mal Kelapa Gading untuk membelanjakan kartu kredit dan kartu ATM yang ada di dalam dompet korban dengan berbekal catatan PIN yang didapat pula di dompet itu,” ujar Ari. Aksi mereka mulai terendus anggota kepolisian atas kecurigaan petugas kasir toko gadget tempat mereka menggunakan kartu kredit hasil copet itu. Ini setelah adanya ketidaksesuaian tanda tangan dan tidak mau memberikan identitas yang sesuai dengan kartu kredit.

“Setelah mendapat laporan, anggota kami langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku yang masih berencana untuk melakukan belanja di toko-toko berikutnya, saat ditangkap ada sejumlah barang yang sudah berhasil dibeli oleh pelaku,” tambahnya. Menurut Ari, kedua pelaku sudah 10 kali melakukan pencurian dompet mereka lakukan selama dua tahun beraksi. Mereka berhasil meraup puluhan juta rupiah dari pembobolan kartu kredit dan debit.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading, AKP Mohammad Faruk Rozi, mengaku masih melakukan pengejaran terhadap AP yang masih buron hingga saat ini.
Dalam aksinya tersebut, polisi berhasil mendeteksi penggunaan kartu kredit korban untuk pembelian 4 unit smartphone Samsung Galaxy Note 5 dari Global Teleshop dengan harga Rp 39.996.000, serta pembelian perhiasan di Toko Myer Jewellery dengan nominal pembelanjaan Rp 14.500.000.

Barang ‎bukti yang diamankan polisi dari pelaku saat diciduk, yakni: 3 unit smartphone Samsung Galaxy Note 5, Kartu Debit BNI Platinum, Kartu Kredit TS ‎Cubic, Kartu Kredit JCB, Kartu Kredit Shinkin yang ke-empatnya atas nama Takagi Nobuyoshi, sebuah kartu Debit BRI, satu buku tabungan BCA beserta Kartu Debit dan Kartu Flazz atas nama pelaku (D.L). Atas tindakannya, David dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 butir ‎ke-4 tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman pidana penjara selama 7 tahun penjara. (edo)

Leave a Comment