Share

Asal-Usul Senjata Bandar Narkoba di Jakarta Utara

BIDHUMAS PMJ – Jakarta Utara, Senin(25/01/2016).

Ratusan amunisi dan berbagai jenis senjata dimiliki oleh tersangka bandar narkoba bernama F.R . Ia tertangkap saat dilakukan penggerebekan sarang narkoba di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa, 19 Januari 2016 lalu.

Tersangka mengaku mendapatkan senjata dan amunisi itu dari kakaknya. “Dapat dari kakak saya,” kata F.R di Polres Jakarta Utara, Senin, 25 Januari.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara, AKBP Yuldi Yusman menjelaskan, Faisal mendapatkan senjata itu sebagai warisan dari kakaknya yang sudah meninggal. “Senjata dan peluru pelaku dapatkan dari kakaknya, kakak kandung. Kakaknya sendiri sudah meninggal, jadi ini senjata turunan,” ujar Yuldi.

Namun, kepolisian masih mendalami cara kakak kandung Faisal bisa mendapatkan stok senjata dan peluru tersebut. “Karena kakaknya sudah meninggal dunia, kita masih belum bisa dalami, sejauh ini kita ketahui kakaknya semasa hidup juga karyawan swasta,” tambah Yuldi.

Kepada Polisi, F.R mengaku tidak mengkonsumsi narkoba. Dia menjadi bandar untuk memenuhi kebutuhan pribadinya. “Edar sabu buat makan keluarga saya,” kata F.R singkat.

Kasat Reskrim Narkoba AKBP, Apollo Sinambela menjelaskan, F.R sudah setahun terakhir ini menjadi bandar narkoba di kawasan Jakarta Utara.

“Dia pemakai di tahun 2006, tapi ahirnya dia sakit. Dia juga sem pat mengikuti rehabilitasi, sejak setahun kebelakang, ia menjadi bandar. Dari urin kita cek negatif,” kata Apollo di Polres Jakut. (edo)

Leave a Comment